Komunikasi Produktif


Materi pertama di perkuliahan Bunda Sayang adalah Komunikasi Produktif.  Setelah di baca, diresapi berulang ulang rasanya tertampar bolak balik.  Banyak perkataan yang sangat tidak produktif baik ke Luffy, Zoro dan si Abah.  


Berikut saya rangkumkan sedikit mengenai materi Komunikasi Produktif.

1.  Komunikasi dengan Diri Sendiri

Tantangan terbesar dalam komunikasi adalah mengubah pola komunikasi diri kita sendiri.  Karena Mungkin selama ini kita tidak menyadarinya bahwa komunikasi diri kita termasuk ranah komunikasi yang tidak produktif.  

Kata - kata itu membawa ENERGI, maka pilihlah kata kata ANDA

Kata "masalah" gantilah dengan "tantangan"
Kata "susah" gantilah dengan "menarik"
Kata "aku tidak tahu" gantilah "ayo kita cari tahu"

Pemilihan kosa kata adalah Pencerminan Diri kita yang sesungguhnya.

2.  Komunikasi dengan Pasangan

Pasangan kita dilahirkan dari Latar Belakang Keluarga yang berbeda, Pendidikan yang berbeda, Pergaulan yang berbeda dan lingkungan yang berbeda.  Maka boleh jadi pasangan kita memiliki FoR (Frame of Reference) dan FoE (Frame of Experience) yang berbeda dengan kita.  Pada diri seseorang ada komponen Nalar dan Emosi.  

BILA NALAR PANJANG = EMOSI KECIL
BILA NALAR PENDEK = EMOSI BESAR

Komunikasi antara 2 orang dewasa berpijak pada nalar.  Komunikasi yang sarat dengan aspek emosi terjadi pada anak - anak atau orang yang sudah tua.  Bila Emosi anda dan pasangan sedang tinggi, jeda sejenak, redakan dulu --> agar Nalar anda dan pasangan bisa berfungsi kembali dengan baik.

Ada beberapa Kaidah yang dapat membantu meningkatkan efektivitas dan produktivitas komunikasi Anda dan Pasangan.


CLEAR & CLARIFY 
Susunlah pesan yang ingin disampaikan dengan jelas.  
Kebiasaan kita sebagai wanita ingin nya dimengerti tanpa harus memberitahukan ke pasangan apa yang kita inginkan. Ternyata ini salah besar 😅 para lelaki itu memang diciptakan dengan kepekaan yang kurang.  
Contoh:
"yank, keperluan dapur, kamar mandi, sudah habis" ini kurang produktif 
"yank, ayok ke supermarket shopping" ini baru produktif 😆


CHOOSE THE RIGHT TIME 
Nah, yang ini terkadang jarang ku perhatikan.  Paksu pulang kerja, langsung aja nyerocos panjang lebar 😅
Waktu terbaik untuk kami ngobrol berdua itu adalah setelah anak2 tidur, sambil ngopi nonton film kesukaan atau packing orderan 😄

KAIDAH 7-38-55
7 % Perkataan
38% Intonasi 
55% Bahasa Tubuh

"serius gpp" tanya paksu
"iya gpp" (muka cemberut, dan tangan melempar2 sesuatu) 
hayoo siapa yang suka begini 👀 (ngacung sendiri👆) 

INTENSITY OF EYE CONTACT
Ini kalau aku sangat sangat diperlukan.  Bicara dengan saling tatap itu menurutku kita dihargai sebagai lawan bicara. 

I'M RESPONSIBLE FOR MY COMMUNICATIION RESULT



Komentar